Cara Mengendalikan Diri Ketika Emosi

Cara Mengendalikan Diri Ketika Emosi
Emosi merupakan bagian dalam hidup yang hadir dengan menekan dan terkadang menyakitkan dalam hidup. Ketika emosi menguasai diri, kita akan bertindak berdasarkan emosi yang terlalu cepat, atau kita dapat bertindak berdasarkan jenis emosi yang salah. Tentu saja kita akan membuat keputusan yang kemudian kita sesali pada akhirnya. Maka dari itu, kita perlu mengendalikan diri agar emosi tidak menguasai diri kita termasuk ke dalam pikiran.

Cara Mengendalikan Diri Ketika Emosi

Cara satu-satunya dalam merendam emosi adalah dengan mengendalikan diri. Lalu bagaimana cara mengendalikan diri agar tidak termakan oleh emosi?

1. Mengubah Cara Berpikir

mengubah cara berpikir
Source: Freepik
Seperti yang kita ketahui bahwa emosi sudah merupakan bagian dari hidup kita, karena ini lah emosi dapat mendorong kita untuk melakukan hal lebih. Kita akan merasa sedih ketika kehilangan sesuatu, kita akan merasa marah dan kecewa jika rencana yang kamu jalankan gagal. Semua ini dapat memicu emosi. Meskipun dengan mengubah cara berpikir tidak dapat merubah situasi, tetapi kamu harus percaya bahwa situasi dapat mempengaruhi dirimu. Apabila kamu mengubah cara berpikirmu ke arah positif, maka tentu saja hal itu dapat mengarah pada kegembiraan atau setidaknya kepuasan dan meminimalisir emosi yang tak terkendali.

2. Meluapkan Emosi

mengendalikan emosi
Source: Freepik
Biasanya, emosi akan terpecah apabila kamu terus memendam emosi dalam jangka waktu yang cukup lama. Cara untuk mengendalikan diri ketika emosi adalah dengan meluapkan segala emosi dalam hati. Kamu bisa melakukannya dengan menulis keluh kesah yang sedang kamu rasakan di secarik kertas. Kemudian, remaslah kertas tersebut hingga sudah tidak terbentuk. Kamu juga dapat merobek kertas hingga menjadi berantakan. Hal ini tentu saja dapat kamu lakukan dengan tujuan baik yaitu memberikan hati kelegaan dengan mengeluarkan segala emosi pada diri.

BACA JUGA:

3. Bernapas dan Berpikir Jernih

mengendalikan emosi
Source: Freepik
Tentu saja pasti kamu mengetahui kapan emosi itu tiba. Ketika emosi sudah mulai menguasai dirimu, usahakan untuk tidak bereaksi apapun. Ketika kita emosi, kita cenderung tidak dapat berpikir dengan jernih dan cenderung melakukan sesuatu yang terkadang membahayakan diri bahkan orang sekitar. Bernapaslah secara perlahan dan mulai berpikir jernih. Dengan melakukan dua hal tersebut, tentu saja itu dapat meminimalisir sesuatu yang mungkin saja akan kamu sesali kemudian.

4. Beribadah

Apapun agama yang kamu percayai, cobalah untuk rutin melakukan ibadah dan meminta kepada sang maha kuasa agar iman kita tidak mudah goyah begitu saja. Apa pun keyakinan yang kamu percayai, menjalin hubungan yang sehat dengan yang maha kuasa akan membantu kamu dalam mengatasi rintangan hidup dengan lebih mudah. Percaya atau tidak, hal ini akan membuat kamu menjadi lebih sabar dalam menghadapi setiap masalah. Ketika merasa terbebani dengan emosi, tutup mata, kemudian bayangkan solusi positif dari permasalahan tersebut sambil mintalah alam semesta untuk menerangi jalan terbaik ke depan.  
Related Posts
Leave a Reply

Your email address will not be published.Required fields are marked *