Perbedaan Sayur Hidroponik dan Organik

Perbedaan Sayur Hidroponik dan Organik
Sayuran merupakan makanan yang cukup penting untuk kita konsumsi setiap harinya. Kandungan nutrisi setiap sayur cukup penting terutama bagi tumbuh kembang anak. Berbicara mengenai sayur, kita tahu bahwa ada banyak sekali jenis sayur-sayuran berdasarkan cara menanam sayuran tersebut. Ada dua jenis yaitu sayuran hidroponik dan sayuran organik. Meskipun sama-sama sayuran yang bisa kita konsumsi namun ada beberapa perbedaan.

Perbedaan Sayur Hidroponik dan Organik

Meskipun sama-sama merupakan sayuran tetapi ada banyak orang yang beranggapan bahwa keduanya berbeda? Lantas apa saja perbedaan sayuran hidroponik dengan organik?

1. Media Tanam

Sebelum membahas perbedaannya lebih dalam, mungkin kamu harus mengetahui definisi dari sayuran hidroponik dan organik. Sayuran hidroponik merupakan jenis sayuran dimana proses penanamannya tidak melalui medium tanah melainkan menggunakan medium air. Air yang digunakan pun bukan hanya air biasa melainkan air yang mengandung mineral Sedangkan sayuran organik merupakan sebuah sayuran yang mana sering kita jumpai dan ketahui mengenai proses penanamannya yaitu menggunakan medium tanah, yang mana tentu saja mengandalkan unsur hara alami dalam proses pertumbuhannya.

2. Tempat Penanaman

Seperti yang sudah dijelaskan pada poin pertama bahwa hidroponik ditanam melalui medium air dan tidak menggunakan tanah, maka dari itu kebanyakan tempat untuk menanam sayuran hidroponik adalah di dalam sebuah rumah kaca. Lain halnya dengan sayuran organik yang membutuhkan tanah sebagai medium dalam proses penanamannya yang biasa kita temukan di kebun-kebun.

3. Lamanya Proses Pertumbuhan Sayur

Umumnya, sayuran hidroponik memerlukan waktu yang lebih cepat tumbuh, hal ini karena sayuran menyerap cukup banyak oksigen yang terdapat di dalam air. Sedangkan sayuran organik seperti yang kita ketahui bahwa butuh proses yang cukup panjang untuk menanam sebuah sayuran.

BACA JUGA:

4. Keunggulan

Meskipun media tanamnya berbeda, tetapi keduanya memiliki keunggulannya masing-masing. Keunggulan sayuran hidroponik adalah terhindari dari berbagai macam hama, tumbuh lebih cepat dengan ukuran yang lebih besar. Kemudian untuk organik, keunggulannya adalah bebas dari pestisida, menggunakan unsur hara alami, dan lebih tahan lama.

5. Harga

Dalam segi harga, keduanya jelas berbeda. Untuk hidroponik, harganya cenderung lebih mahal karena prosesnya yang tidak alami atau dengan kata lain memerlukan teknologi. Sehingga, proses tumbuhnya juga jauh lebih cepat daripada sayuran organik. Sedangkan untuk organik, biasanya harganya cenderung lebih mudah karena hanya mengandalkan tanah dan unsur alami yang berada di dalam tanah untuk membantu proses pertumbuhan sayuran. Nah sekarang sudah tahu kan apa saja perbedaan dari kedua jenis sayuran tersebut. Jadi, ketika pergi berbelanja kita tidak akan bingung memilih sayuran hidroponik atau organik.
Related Posts
Leave a Reply

Your email address will not be published.Required fields are marked *